Purnama`s virtual notes

April 9, 2009

Pemilu Legislatif Indonesia 2009: aneh dan kacau

Filed under: Uncategorized — purnamabs @ 3:58 pm

pemilu-legislatif-2009-21Banyak keanehan terekam pada pemilu legislatif 2009 yang berlangsung serempak pada hari ini di Indonesia dan tempat pemungutan suara di luar negeri. Kelucuan dan keanehan telah dipertontonkan oleh para caleg untuk menarik simpati para pemilih, melalui berbagai cara kampanye yang asal beda, asal aneh dan asal-asalan. Bagaikan penjual obat di pasar, banyak diantara mereka yang dengan lantang mengucapkan janji-janji penyelesaian semua persoalan yang dihadapai masyarakat dan ibu pertiwi ini. Meskipun tidak jelas rakyat mana yang telah menunjuk mereka untuk menjadi wakil rakyat, dengan gagahnya mereka mengklaim mewakili suara rakyat dan akan menjadi dewa penyelamat untuk mengatasi permasalahan di masyarakat, serta membawa aspirasi suara rakyat.

Di luar kelucuan dan keanehan para caleg dalam menjual dirinya, ada satu lagi persoalan prinsip dalam pemilu ini, yaitu kekacauan basis data pemilih. Data pemilih fiktif, dobel nama pemilih, dan tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) adalah realita dari kekacauan basis data ini. Sungguh sangat tidak masuk akal buat saya, seseorang yang secara resmi adalah penduduk suatu wilayah, tapi tidak tercatat sebagai pemilih. Atau, seorang kepala keluarga tidak tercatat sebagai pemilih, sementara anggota keluarga yang lain masuk dalam daftar.

Reaksi spontan saya melihat realita ini adalah: “Kapan ya Indonesia bisa maju….? Kalau ngurusin daftar pemilih tetap saja tidak mampu, apa mungkin negeri ini mengejar negara-negara tetangga yang telah lebih dulu menuju ke arah sana? Kalau ngurusin pemilu saja gak bener, apa bisa pengelola negeri ini mampu mengurusin permasalahan di masyarakat yang begitu komplek?”

Jangan-jangan memang benar apa yang pernah dikatakan oleh Cak Nun, bahwa Indonesia adalah laksana negeri antah berantah. Negeri di mana segala macam keanehan bisa terjadi. Mulai dari korupsi yang kronis, pembunuhan berantai, kanibalisme, mutilasi, premanisme, bencana akibat kelalaian pengelola, dan segala macam keanehan yang tidak ditemui di Negara lain.

Kalau mekanisme pemilihan wakil rakyat saja tidak beres, apakah sistem ini mampu menghasilkan produk yang bener juga?
—————————————————–
Berikut realita kekacauan pemilu tahun ini yang sempat terekam:

Beberapa cerita dari milis:

Tadi juga ngobrol dg seorang mahasiswa UGM asal bantul. Dia mengatakan, di RT-nya dari 165 orang yg berhak memilih, hanya 25 orang yang masuk DPT. Malahan, ketua RT dan kepala dusun juga tdkmasuk DPT. Juga, ada ketua KPPS yg tdk masuk DPT. Akhirnya, dia mengundurkan diri jadi ketua KPPS. Tadi, pagi di TV-One, juga ada telp dari jakarta, bahwa ketua KPPS-nya tdk terdaftar di DPT. Sebaliknya, ada anak umur 3 th masuk dlm DPT dan dapat undangan utk memilih. bener2 kacau nih pemilu 2009. Mungkin bakal ada yg demo karena merasa tdk diberi hak utk memilih.
————————————–
Di keluarga saya seharusnya hanya 3 suara, namun dapat formulir 4. Jadi untung. Ada yang mau beli suara keluarga saya sebanyak 4 buah. Dibeli Pak/Bu total 1 milyar rupiah saya berikan deh 4 suara tersebut terserah disuruh nyoblos apa. Satu milyar rupiah firm!
————————————–
Seluruh anggota keluargaku menerima undangan…hanya aku saja yg kepala keluarga nggak dapat (mungkin karena aku ketua RT?)…. Nampaknya pendataan pemilu kali ini payah…. bahkan PRT ku yg sdh hengkang dari rumahku 6 tahun lalu masih dapat undangan utk nyoblos (meski dia tidak masuk di daftar KK ku. Data di KPU itu asalnya dari mana ya?).
————————————–
Awalnya niatku akan Golput, soalnya gak ada calon yang kenal dan kualitas meragukan. Tapi karena tetangga sebelah rumah nyalon utk DPRD sleman, aku urungkan kegolputanku.
Wis kebacut semangat contreng, eh ternyata gak dapat undangan, padahal anak dan bojoku malah dapat undangan. Mungkin KPU “ngerti sak durunge winarah” bagi yang pernah punya niat golput gak usah dirikirimi undangan. Sakti juga KPU
—————————————
Sama nih kasusnya seperti ditempat saya. Menurut DPT ada 400 pemilih, tetapi faktanya jumlah pemilih ditempat saya cuma 100 orang, malah ada yang gak masuk padahal sudah punya KTP juga. Saya juga heran bagaimakah cara penyusunan DPT tersebut?
—————————————
Tadi ada info juga bahwa malahan ada caleg yg tdk ada namanya di DPT ..
He.. he.. bakal ada yg protes, karena dikira bhw massa pemilihnya tdk diberi hak utk memenangkan calegnya ..
—————————————-
Percakapan saya dengan teman di Jawa Timur:
Saya: dengar2 ada banyak keanehan ttg daftar pemilih tetap ya?
Teman: iyo… di tempatku banyak yg dobel…eee yg gak msk DPT jg banyak, pokoke puyeng suamiku lha wong jadi KPPS
Saya: Istriku gak dapat undangan. itu DPT yg menentukan siapa sih? datanya darimana?
Teman: dulu…tiap ketua RT dimintain data, trus dikirim ke desa dst ke atas; nah yg buat DPT itu KPU..,gak tahu level mana…kecamatan kah, pusat kah …gak tahu aku sendiri juga gak tahu. Lha kemarin pas daftar yg sementara dtg, banyak koreksian disuruh kirim yg kurang atau salah atau dobel, tp keluar daftar yg tetapnya gak berubah…sama juga boong deh

About these ads

3 Comments »

  1. Dua bulan lalu kan DPT sudah diumumkan? Apa gak dicek, kalo di cek kan bisa protes kalo gak masuk DPT. Kalo sekarang udah telat mas…

    Memang pelaksanaan pemilu masih banyak kekurangan.. smg aja menjadi lebih baik untuk selanjutnya

    Comment by gpsmaniac — April 9, 2009 @ 5:32 pm | Reply

  2. dua bulan yg lalu???? di tempatku DPT nyampai ke KPPS 3 hari sblm hari H…ckckck, setuju deh…setuju emang anehhhhhhhhhh puollllll pemilu ini. trus yg disalahin/ dikambinghitamin sapa coba; KPU? ntar KPUnya berkilah, saya hanya terima data dr masing2 desa / TPS/ mbuh ngendi maneh…
    hhhhh…ngelus dodo…dodone ayam hihihihi…

    Comment by esti — April 9, 2009 @ 10:17 pm | Reply

  3. yg juga aneh lagi, di tempat saya ada 30 an orang yg ga masuk DPT dan 30 orang itu pendukung 1 partai yg sama ( saya ga akan menyebutkan ). Apakah betul2 terjadi konspirasi di tubuh KPU?

    Comment by Danang — April 13, 2009 @ 10:26 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: