Purnama`s virtual notes

December 24, 2007

Sasti’s 3rd birthday

Filed under: Uncategorized — purnamabs @ 2:06 am
Terasa baru beberapa hari yang lalu, kejadian itu masih jelas membekas dalam ingatan. Peristiwa yang sangat berharga bagi keluarga kami, 24 Desember tiga tahun lalu, di Family Birth Center room, Royal Women Hospital Melbourne Australia, berkah yang tiada ternilai dianugerahkan Allah kepada kami, seorang bayi perempuan, anak kedua kami lahir melalui proses yang panjang tapi normal.

Dimulai dari kontraksi yang dirasakan sekitar pukul 1.30 dinihari, kecemasan mulai merasuki pikiran saya. Persiapan memang sudah dilakukan, termasuk menyiapkan barang-barang yang mesti di bawa ke rumah sakit, serta skenario menitipkan Rafif (anak pertama kami) ke rumah teman selama proses kelahiran. Tapi kecemasan masih saja mengusik, terutama karena proses ini akan kami lalui tanpa kehadiran saudara dan keluarga. Beberapa kali istri telpon ke rumah sakit, memastkan kapan sebaiknya bisa dibawa ke sana. Dan beberapa kali pula midwife menyarankan istri untuk menunggu di rumah sampai ada intensitas kontraksi janin yang cukup. Sekitar pukul 4 dinihari, ketika intensitas kontraksi sudah cukup, kami memutuskan untuk segera berangkat ke rumah sakit. Tugas pertama yang harus saya lakukan adalah membawa Rafif ke rumah teman kami. Dalam kondisi masih tertidur lelap Rafif saya bopong, menembus gelap dan dinginnya angin pagi, menuju ke rumah Evi. Beruntung jarak rumah kami tidak terlalu jauh. Tugas pertama selesai.

Selanjutnya kami segera menuju ke rumah sakit. Beruntung kami memiliki mobil (Nissan Pintara 2000 CC yang setia mengantarkan saya dan keluarga menjelajah kota Melbourne); sehingga dalam kondisi seperti ini kami tidak terlalu tergantung pada bantuan teman-teman. Sesampai di rumah sakit, istri segera masuk ruang observasi sambil menunggu kamar di Family Birth Center yang masih dipersiapkan. Beberapa jam kemudian, dalam kondisi kontraksi yang tidak menunjukkan peningkatan intensitas yang signifikan, istri akhirnya bisa masuk ke Family Birth Center sekitar jam 8 pagi. Family Birth Center (berbeda dengan Ward) adalah fasilitas bersalin untuk melayani persalinan dengan prosedur normal, tanpa intervensi peralatan medis serta obat-obatan. Di tempat ini dukungan pasangan (suami) selama proses kelahiran sangat diutamakan. Beberapa jam saya dan istri saya dibantu dua orang midwifes mencoba melakukan proses kelahiran anak kami. Berbagai usaha dilakukan, berendam di bathtub, jalan-jalan, berdansa dan lain-lain.

Proses yang panjang dan melelahkan akhirnya berakhir bahagia. Sekitar pukul 13 siang, 24 Desember 2004, anak kedua kami lahir dengan selamat. Seorang bayi perempuan mungil, berambut hitam lurus, dengan kulit warna agak pink (begitu kata midwife), berat 3,2 kg dan panjang 34cm telah diamanahkan oleh Allah kepada keluarga kami. Berita bahagia ini segera kami sampaikan kepada family dan teman-teman. Sorenya Rafif saya jemput, dan malamnya kami sekeluarga menginap di rumah sakit. Esoknya kami disibukkan dengan kehadiran teman-teman yang menjenguk kami di rumah sakit. Dan alhamdulillah, karena istri dan bayi kami terlihat sehat, sorenya kami memutuskan untuk segera pulang ke rumah, di Mitchell Street 2/108 Brunswick. Home sweet home…… Meskipun kami masih bisa tinggal di rumah sakit untuk beberapa hari dengan fasilitas yang nyaman, ternyata rumah lebih nyaman dari tempat lain.

Kebahagiaan kami saat itu, begitu juga kegembiraan orang-orang yang sedang merayakan Natal, terusik oleh berita menyedihkan dari belahan bumi lain. Bencana tsunami yang melanda Aceh dan beberapa negara lain pada tanggal 26 Desember 2004, yang telah merenggut ratusan ribu nyawa dan kerugian harta benda, telah menyadarkan kami betapa anugerah yang diberikan Allah kepada kami ini merupakan berkah yang tiada ternilai yang harus kami jaga dengan baik.

Selamat Ulang tahun yang ke-3 anak kami tercinta Meliasasti Nurilhaq Santosa. Seandainya diberi kesempatan, Ayah ingin sekali memeluk dan menciummu dengan sepenuh hati…… I love and miss you my little angel…….

Ya Allah terima kasih atas anugerah yang tiada hentinya Engkau anugerahkan kepada keluarga kami………..

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: