Purnama`s virtual notes

December 8, 2008

Ichimang Band

Filed under: Uncategorized — purnamabs @ 3:46 pm

ichimang-bandSeperti layaknya beberapa grup band baru di tanah air yang hanya seumur jagung, Ichimang Band yang dibentuk di Fukuoka pertengahan bulan September yang lalu juga mengalami hal yang sama. Grup band yang dibentuk untuk mengisi salah satu sesi acara pada festival Indonesian Cultural Day (ICD) pada tanggal 29 dan 30 November 2008 di Kyushu National Museum, Fukuoka, Jepang sebagai salah satu dari rangkaian kegiatan peringatan 50 tahun hubungan Indonesia-Jepang ini, bubar beberapa hari setelah melangsungkan pentas, berganti nama menjadi Batik Band.

Nama Ichimang Band merupakan nama yang spesial, nama yang secara spontan diberikan kepada grup band dadakan itu oleh para personilnya. Nama ini mempunyai makna khusus seiring dengan perjalanan pembentukan grup band ini. Ichimang dalam bahasa Jepang berarti 10 ribu. Yah… nama ini diberikan untuk mengenang pembentukan band ini yang didanai 10 ribu yen. Jumlah yang kecil untuk pembentukan sebuah kelompok band karena harus mendanai beberapa peralatan musik dan latihan rutin yang tentu harus menyewa tempat.

Mungkin bisa dibilang kurang tepat untuk menyebut kelompok musik dadakan ini dengan istilah “Band”. Alasan pertama karena lagu-lagu yang dimainkan dan ditampilkan pada acara ICD adalah musik keroncong, dangdut, dan lagu-lagu daerah sehingga cocok dengan tema kegiatan: “Indonesian Culture Day”. Alasan kedua, alat musik yang digunakan cuma gitar, bass, dan keyboard. Tidak ada drum maupun alat musik yang lain selain kencrengan. Tapi kurang tepat juga bila kelompok musik ini diberi nama orkes melayu (OM) karena tidak ada alat musik kendang, begitu pula kurang tepat kalau diberi nama orkes keroncong (OK) karena tidak memainkan musik keroncong standar. Alhasil, kelompok band dirasa lebih tepat daripada dua pilihan yang lain.

Pentas main musik secara live di acara ICD kemarin merupakan kebanggaan buat Ansar si pembetot Bass yang sudah bertahun-tahun memimpikan pentas mengiringi lagu dangdut, dan bahkan pernah bercita-cita menjadi pemusik sewaktu masih di bangku sekolah beberapa tahun yang lalu. Buat Bayu si vokalis cowok, saya yakin menyanyi di acara itu memiliki kesan tersendiri mengingat dia adalah salah seorang pendatang baru di Fukuoka sejak awal Oktober tahun ini. Buat Fatma si vokalis cewek dan Adi si backing vokal yang memang menyukai seni suara, saya yakin pentas kemarin punya makna spesial juga. Akhirnya hobby mereka nyanyi karaoke tersalurkan juga. Tetapi, saya yakin pentas kemarin bukan merupakan pengalaman spesial buat Pak Harry, yang diam-diam ternyata sudah memiliki segudang pengalaman pentas sebagai musisi keyboard tunggal.

Buat saya pribadi, pentas main musik secara live di ICD kemarin merupakan nostalgia, setelah bertahun-tahun tidak pentas main musik. Beberapa tahun yang lalu, Creative Band yang kami bentuk bersama teman-teman SMA waktu itu merupakan salah satu band yang tampil mengisi acara perpisahan dengan kakak kelas tiga di Gedung Purnabudaya. Yang berbeda, pada acara ICD kemarin saya memainkan gitar, sedangkan pada acara di SMA waktu itu saya main drum. Namun, apapun alat yang dimainkan, kecemasan sebelum tampil serta kenikmatan dan kepuasan selama pentas dan pasca pentas rasanya sama.

Akhirnya karena alasan yang cukup “sensitif” sekarang Ichimang Band tinggal riwayat, berganti nama menjadi Batik Band. Kenapa Batik Band? Yang jelas tidak ada latar belakang historis yang kuat untuk pemberian nama ini. Alasan sederhananya karena waktu tampil kemarin para personil mengenakan baju dan celana batik. Lalu apakah nanti kalau grup ini tampil lagi harus tetap menyertakan atribut batik? Atau akankah grup ini berganti nama ketika nanti para personilnya tampil mengenakan celana jeans dan kaos oblong? Aaah boro-boro mau tampil, mimpi kaliiiii…… Bisa bertahan menjadi grup band yang bisa kompak saja belum tentu bisa karena kesibukan masing-masing personil dengan berbagai deadline riset, paper, arubaito, jalan-jalan…..dll.. dll….

Berikut cuplikan pementasan Ichimang Band:

2 Comments »

  1. Bos Pur, kenapa ga hadir makan2…sediiiih, ada bonenkai ya…
    namanya masih tetep ichimang band kok…sesaat menjadi batik band krn di ICD temanya batik kaleee….kekeke
    btw, ternyata sama ya, mas adi juga pas sma bikin band, pas kuliah s1 juga jd vokalis hehe..sempat manggung juga berkali2,
    en si bayu ma aq sama euyy, wedding singer sejati kekeke, kalo aq berhenti pas kul si bayu mulainya pas kul, kalo bos hari mah dr dulu hehehe….gitu aja ya bos…hasil obrolan pas makan2 kemarin.
    btw, keren banget blognya, sukses!!!

    Comment by fatma — December 22, 2008 @ 7:51 am | Reply

  2. Walah.. mas Pur…
    Aku enggak pernah main organ tunggal tuh..
    Apalagi dibilang sampai punya pengalaman segudang.. wakakak..
    Kalau pengalaman jaga gudang iya kale..

    Btw, blognya isinya bagus2 & menarik…
    Dijadiin buku aja mas..!

    Comment by Hari hendarto — December 24, 2008 @ 10:59 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: