Purnama`s virtual notes

February 26, 2009

Bingkisan kuning

Filed under: Uncategorized — purnamabs @ 3:04 pm

bingkisan-kuningKemarin malam, sekitar pukul sembilan saya sampai di rumah setelah berjam-jam menghabiskan waktu di kampus, di lab sejak pagi. Lapar, capek, ngantuk menjadi satu. Seperti biasa, sesampai di rumah saya selalu mengecek mailbox di ujung tangga lantai dasar untuk melihat surat-surat yang datang pada hari itu. Biasanya gak ada surat yang saya terima karena komunikasi dengan kerabat dan rekan-rekan sudah diambil alih oleh fasilitas internet terutama email, chat, dan telpon. Kalau bukan surat tagihan listrik, air, gas, dan telepon, paling-paling hanya junk mails yang memenuhi mailbox setiap hari.

Begitu sepeda saya parkir di tempatnya, saya bergegas menghampiri mailbox. Dari balik mailbox, lewat celah lubang mailbox terlihat bingkisan semacam paket berwarna kuning. Bingkisan ini cukup besar sehingga tampak jelas terlihat dari lubang itu. Mailbox saya buka dan barang saya ambil. Betapa terkejutnya saya melihat bingkisan itu. Saya heran bukan kepalang dengan bingkisan yang baru saja saya terima itu, karena bingkisan itu adalah bingkisan yang saya kirim kemarin malam di Kantor Pos Pusat di Tenjin untuk sahabat saya di Tsukuba. Saya gak habis pikir kenapa bingkisan itu balik ke saya padahal kemarin malam petugas pos yang menerima sudah bilang: “daijobu desu”, alias “sudah ok”?.

Bingkisan berisi buku dan beberapa barang “spesial” yang dikirimkan oleh suaminya di Jogja khusus untuk istri tercintanya di Tsukuba Jepang itu saya terima tiga minggu yang lalu ketika saya sedang berlibur di Jogja. Sesuai skenario, barang tersebut saya kirimkan ke sahabat saya di Tsukuba dengan cara memasukkan barang tersebut ke dalam amplop besar yang telah ditulisi pengirim dan penerima, serta ditempeli perangko secukupnya. Amplop besar ini dikirim oleh sahabat saya ke rumah saya beberapa hari setelah saya tiba kembali di Fukuoka. Jadi tugas saya hanya memasukkan barang titipan ke dalam amplop besar tersebut, menutup dengan selotip, dan mengirimkan di kantor pos. Tapi kenapa kejadiannya jadi seperti ini….?

“He..he….dasar..ndeso tenan yo? He…he…lucu tenan..”. Itulah message yang dikirim sahabat saya begitu mengetahui apa yang telah terjadi. Asumsi sementara kesalahan kirim ini terjadi karena kesalahan meletakkan identitas pengirim dan tujuan, serta posisi perangko. Setelah saya tanyakan ke teman orang Jepang, dia bilang bahwa meskipun di atas identitas pengirim telah tertulis “From:” dan “To:” untuk tujuan, beberapa orang Jepang khususnya petugas pos masih kurang perhatian dengan itu. Dan… yang jelas tugas saya belum selesai sampai di sini karena si bingkisan kuning masih belum mau saya pulangkan ke si empunya…

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: